<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576</id><updated>2011-08-02T03:20:42.457+07:00</updated><category term='Bosan Jadi Pegawai'/><category term='wirausaha'/><category term='teknologi'/><category term='masalah sosial'/><category term='Film'/><category term='televisi'/><category term='Bank'/><category term='kriminal'/><category term='Olahraga'/><category term='Budaya'/><category term='Life Style'/><title type='text'>Isu Sosial</title><subtitle type='html'>Dalam hidup, kadang ada beberapa kejadian atau hal yang sayang kalau tidak kita bicarakan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>23</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-8222364004831985384</id><published>2009-06-10T14:43:00.003+07:00</published><updated>2009-06-10T15:31:53.815+07:00</updated><title type='text'>Honda Permata Hijau : Kepuasan Pelanggan Optimal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/Si9vG4-aOuI/AAAAAAAAAR0/8fs5xL1wIGg/s1600-h/PIC_0195.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/Si9vG4-aOuI/AAAAAAAAAR0/8fs5xL1wIGg/s200/PIC_0195.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345613446876117730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/Si9vGg42-HI/AAAAAAAAARs/pb7wImZzZks/s1600-h/PIC_0200.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/Si9vGg42-HI/AAAAAAAAARs/pb7wImZzZks/s200/PIC_0200.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345613440410384498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/Si9vGZ0WXiI/AAAAAAAAARk/ynKiPPQ6zFI/s1600-h/PIC_0194.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/Si9vGZ0WXiI/AAAAAAAAARk/ynKiPPQ6zFI/s200/PIC_0194.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345613438512422434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Honda Permata Hijau- Dalam menjalankan usaha, sudah selayaknya pengelola usaha mementingkan kepuasan dan kenyamanan konsumen. Itu lah yang saya rasakan di Honda Permata Hijau. Honda Permata Hijau telah melakukan, menurut saya, hal yang sangat maksimal terhadap kepuasan dan kenyamanan pelanggan. Karena saya yakin, bahkan tidak semua bengkel Honda di Jakarta, menyediakan kenyamanan seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil Honda Jazz saya kebetulan sudah memasuki kilometer ke 40.000, dan sudah saat nya untuk masuk bengkel untuk servis berkala. Biasanya, saya selalu mengunjungi Honda Kebon Jeruk, namun sudah dua kali ini ( 30.000 dan 40.000 ) saya ganti lokasi, ke Honda Permata Hijau, karena memang letaknya lebih dekat dengan rumah saya. Pas servis 30.000 km, saya tidak sempat menunggu di ruang tunggu yang disediakannya, sehingga saya belum tau tentang keindahan Honda Permata Hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lalu berbicara dengan CS untuk masalah servis mobil ini. Saya diberikan sebuah kertas untuk pembayaran dan pengambilan mobil, serta sebuah kupon yang dapat ditukarkan dengan sebuah minuman dan sebuah snack di ruang tunggu. " Silahkan ke atas mas, di ruang tunggu", ucap si CS mempersilahkan saya untuk menunggu mobil saya selesai dikerjakan yang, katanya, sekitar 3-4 jam baru selesai. Sebenernya, di tempat manapun, menunggu di ruang tunggu adalah sebuah pilihan yang paling tidak saya sukai. Entah karena apa, mungkin saya berpikir, ga bisa ngerokok lah, ngebosenin lah, dan lain sebagainya. Tapi hal ini menjadi lain , ketika saya memaksakan diri untuk bergerak naik tangga menuju ruang tunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indah........Nyaman....dan menakjubkan. Itulah gambaran pertama ketika saya melihat keadaan di ruang tunggu Honda Permata Hijau. Selepas menaiki tangga, di depan saya terhampar luas jajaran sofa empuk untuk 2 orang, menghadap ke tembok utara. Di depan sofa-sofa itu terdapat meja yang ukurannya pas untuk meletakan makanan ataupun majalah. Di tembok utara tersebut terdapat 3 buah tv flat. Tv 1(tengah) menayangkan siaran televisi normal ( saat itu sedang acara gosip ), TV 2 (kanan) menayangkan daftar mobil-mobil yang sedang dikerjakan, jam datangnya, estimasi selesai dikerjakan, serta statusnya ( TUNGGU/TINGGAL ). Bersebrangan dengan 3 TV itu terdapat sebuah meja pangjang untuk 2 kursi, dengan satu buah komputer. O iya, seluruh area disini diberikan fasilitas wi-fi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun menukarkan kupon itu dengan secangkir kopi, dan sebuah kue pastel. Lalu saya menuju ke smooking room yang letaknya di suduk kiri belakang dari ruang tunggu itu. Menakjubkan...smooking room itu tetap dingin, full AC, dan juga ada hexos penyedot asap rokok. Satu hal yang sering saya perhatikan dari sekian banyak tempat usaha, dari hotel, mall, dan lainnya, adalah smooking room tidak dibuat nyaman. Hanya diberikan kipas, tidak sejuk, dan bikin sumpek. Entah mungkin bermaksud agar tidak betah merokok, namun mereka nampaknya melupakan, kalau perokok dan non perokok sama-sama punya hak untuk dilayani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam smooking room terdapat sebuah kursi untuk relaksasi, dan juga di luar smooking room. GRATIS!!!!!!!!!!!!... Tinggal hubungi operatornya dan semua konsumen bisa menggunakan. Di meja yang tadi saya ceritakan, terdapat sebuah komputer yang tersambung dengan internet yang bebas digunakan sama siapa saja. Benar-Benar menakjubkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, ketika masuk waktu dzuhur, saya pun bergegas ke kamar mandi. Di dalam lorong yang terletak disamping tangga itu, terdapat sebuah musholla, wc pria, dan wc wanita...Dan tidak ada sama sekali aroma pengap dan lainnya, seperti ketika masuk ke area toilet di lokasi lain. Di depan musholla tersebut di letakan sebuah sandal jepit warna hijau, yang ternyata, tidak ada yang punya dan memang diperuntukan untuk orang yang ingin mengambil wudhu. Nah, ini dia satu hal yang sering luput oleh pengelola bisnis lainnya. Kebanyakan dari tempat usaha, memang menyediakan musholla,  namun mereka tidak menyediakan kran air untuk berwudhu. Kebanyakan kita harus masuk ke bilik kamar mandi, lalu membuka kran untuk mengisi ember..bahkan, kita harus menyemprot-nyemprot muka kita pakai semprotan wc. Tapi tidak disini. Honda Permata Hijau menyediakan keran air beserta injekan kakinya untuk berwudhu, yang letaknya di sebelah kiri washtafle. Benar-benar komposisi yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, sebaiknya setiap pengelola usaha harus memperhatikan kepuasan dan kenyamanan pelanggan. Apalagi bagi tempat usaha yang memang menjual jasa. Kepuasan pelanggan menjadi mutlak. Mungkin contoh seperti &lt;a href="http://complainforfree.blogspot.com/2009/04/loca-pelayan-yang-sangat-mengecewakan.html"&gt;kelakuan pelayan loca&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://complainforfree.blogspot.com/2009/01/j-co-ber-lalat.html"&gt;hebatnya manajer in charge dari J-co&lt;/a&gt; dapat menjadi contoh tentang bagaimana seharusnya mengoptimalkan kepuasan pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;caoo.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-8222364004831985384?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/8222364004831985384/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/06/honda-permata-hijau-kepuasan-pelanggan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/8222364004831985384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/8222364004831985384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/06/honda-permata-hijau-kepuasan-pelanggan.html' title='Honda Permata Hijau : Kepuasan Pelanggan Optimal'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/Si9vG4-aOuI/AAAAAAAAAR0/8fs5xL1wIGg/s72-c/PIC_0195.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-2141690695637042470</id><published>2009-05-06T13:31:00.005+07:00</published><updated>2009-05-06T13:47:06.929+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bosan Jadi Pegawai'/><title type='text'>Bosan Jadi Pegawai-Trans TV</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Bosan Jadi Pegawai&lt;/span&gt;- Ada acara TV yang menarik yang baru dimulai beberapa bulan yang lalu. "&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Bosan Jadi Pegawai&lt;/span&gt;" yang ditayangkan oleh Trans TV di hari Minggu Siang cukup menarik perhatian saya. Di saat-saat sekarang ini, gaung untuk menjadi enterpreneur memang santer terdengar. Beberapa tokoh enterpreneur dan motivasi juga mulai banyak menerbitkan buku dan mengadakan seminar. Misalnya Purdi E. Chandra, dengan ilmunya " &lt;a href="http://isusosial.blogspot.com/2009/03/cara-gila-jadi-enterpreneur-purdi-e.html"&gt;Cara Gila Jadi Pengusaha&lt;/a&gt;". Purdi E. Chandra menganjurkan peserta seminarnya, bahkan dengan cara yang ekstrem, untuk meninggalkan pekerjaannya, dan berani memulai status pengusahanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu juga, banyak penulis buku dan orang-orang lainnya yang menulis artikel tentang keharusan meninggalkan status karyawan untuk menjadi pengusaha, baik di koran maupun di internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Bosan Jadi Pegawa&lt;/span&gt;i" merupakan konsep acara yang belum pernah muncul. Walaupun termasuk genre reality show, namun "&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Bosan Jadi Pegawai&lt;/span&gt;" benar-benar menyajikan sesuatu yang beda. Yang sudah tentu, menjadi tontonan yang menarik bagi setiap orang yang merasakan hal yang sama, yaitu merasa jenuh menjadi karyawan dan ingin menjadi pengusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di salah satu episode "&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Bosan Jadi Pegawai&lt;/span&gt;", digambarkan seorang yang tadinya bekerja sebagai karyawan di salah satu Bank Swasta, lalu merasa bosan dan ingin memulai usaha. Dia memilih &lt;a href="http://peluangbisniskreatif.blogspot.com/2009/04/peluang-bisnis-ternak-ikan.html"&gt;Bisnis Ternak Ikan&lt;/a&gt; lele sebagai permulaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, di acara "&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Bosan Jadi Pegawai&lt;/span&gt;" itu digambarkan bagaimana dia harus bermandikan lumpur di empang lele, bersusah payah mengangkat lele, lalu mengendarai sepeda untuk menjual ikan lele tersebut ke pasar atau pedagang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, setiap orang punya pandangan sendiri-sendiri terhadap pilihan karirnya, apakah sebagai karyawan, atau pengusaha. Tapi, kehadiran "&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Bosan Jadi Pegawai&lt;/span&gt;" di Trans TV ini sepertinya sedikit mewakilkan keinginan orang banyak, yaitu ingin bebas secara financial dan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wass&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-2141690695637042470?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/2141690695637042470/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/05/bosan-jadi-pegawai-trans-tv.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/2141690695637042470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/2141690695637042470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/05/bosan-jadi-pegawai-trans-tv.html' title='Bosan Jadi Pegawai-Trans TV'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-6330213613199572058</id><published>2009-04-22T23:22:00.003+07:00</published><updated>2009-05-05T23:41:51.128+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Bali-Ketika kepercayaan terhadang logika</title><content type='html'>Ada sebuah hal yang menarik ketika pertengahan tahun lalu saya berlibur ke Bali. Memang, masalah ini tidak hanya saya amati ketika saya di Bali, tapi saya baru kepikiran untuk membahasnya ketika saya di Bali.&lt;br /&gt;Kejadian itu bermula ketika saya sedang beduduk santai di pesisir pantai kuta. Saya duduk tidak jauh dari seorang penjaja papan surf yang disewakan. Badannya legam, berotot, memakai kacamata hitam, dan bertelanjang dada.&lt;br /&gt;Tidak berselang lama, datanglah seorang wanita berpakaian adat Bali, membawa mangkuk berisi sesajian yang diletakan di tepi pantai. Memang, selama saya di Bali, saya sering melihat sesajian yang diletakan di pinggir jalan. Menurut kepercayaan mereka, dengan cara seperti itu lah, para "dewa" menjaga mereka. Dan jangan heran, bila disepanjang jalan-jalan dibali,selalu beraroma kemenyan. Sesajian yang diletakan untuk para dewa pun beraneka ragam jenisnya. Mulai dari sebatang rokok, telur rebus, aneka kue kering, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sebenernya tidak menjadi istimewa buat saya, karena saya mengerti bahwa memang seperti itu lah kepercayaan masyarakat Bali. Namun, yang membuat istimewa bagi saya adalah kejadian setelah itu. Apa yang terjadi setelah si wanita Bali meletakan sesajian nya di tepi pantai, berlutut, berdoa, lalu pergi, telah membuat saya ingin mengetahui lebih jauh tentang fenomena ini. Sesaat setelah si wanita bali, penjaga papan selancar itu pun bergegas bangun dari kursi nya, menghampiri mangkuk sesajian itu, dan kembali ke kursinya. Ternyata dia mengambil sebatang rokok, dan sebutir telur rebus dari mangkuk sesajian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontan saja saya tertarik untuk bertanya, apa yang ada di pikirannya, hingga dia sampai hari menyantap santapan untuk para "dewa" itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mas, mas orang Bali?", tanya saya. "Enggak, saya orang surabaya.. cuma udah lama nyari duit di Bali". Hmmm, pantes saja, karena dia tidak berpikir sama dengan yang dipikirkan si wanita Bali tadi. "Trus, kok mas berani ngambil sesajian itu? Itu kan buat para "dewa"", sindir saya. Dan dengan penuh wibawa dia menjawab. " Ya iya lah mas, mana ada dewa makan gini2an...situ ada ada aja deh...Dari pada mubadzir kebawa air laut, kan lumayan, telur dan rokoknya bisa saya santap..hehehehe..", celoteh dia dengan nada puas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, di beberapa daerah di Indonesia, memiliki adat dan kebudayaan, serta kepercayaan yang berbeda-beda. Toh, ini lah salah satu kekayaan Bangsa Indonesia yang tidak dimiliki oleh bangsa lain. Namun, hal ini selalu menjadi menarik buat saya. Ketika disatu sisi sekelompok orang percaya terhadap suatu tradisi, namun disisi lain orang lain lebih berpikir dengan logika nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti misalnya di Jogja. Di Lapangan Alun-Alun terdapat dua buah pohon besar yang, konon, katanya, jika dengan mata tertutup sesorang bisa berjalan melewati pohon itu, berarti orang itu memiliki hati yang bersih. Dan kebetulan, ketika itu saya datang kesana bersama beberapa teman Jakarta saya, yang mungkin semua orang tau, Jakarta adalah kota realistis, kota dimana semua orang berpikir logis. Yang ada, hal ini menjadi guyonan bagi kami, warga Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bagaimanapun juga, ini lah kekayaan Bangsa Kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-6330213613199572058?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/6330213613199572058/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/04/ketika-kepercayaan-terhadang-logika.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/6330213613199572058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/6330213613199572058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/04/ketika-kepercayaan-terhadang-logika.html' title='Bali-Ketika kepercayaan terhadang logika'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-5278422830516646235</id><published>2009-04-03T10:38:00.002+07:00</published><updated>2009-04-03T10:56:29.275+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='televisi'/><title type='text'>TvOne- Terobosan Hebat Televisi Berita</title><content type='html'>Jumat,27 maret 2009 menjadi hari yang tidak disangka bagi sebagian besar orang, terutama yang bertempat tinggal di daerah Cirendeu dan sekitar ciputat, Tangerang. Tanggul dari Situ Gintung, sebuah danau buatan yang dibuat pada zaman Belanda, Jebol. Air pun bergemuruh menyapu rumah dan apapun yang ada didepannya. Puluhan orang meninggal. Puluhan lainnya Hilang. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 04.30 itu membuat sebagian orang tidak dapat bersiap-siap, karena masih terlalu buta dan terlelap tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, hampir seluruh stasiun TV menyiarkan tentang kejadian ini. Tapi, TV mana yang pertama kali menyiarkan tayangan tentang musibah ini??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TvOne lah yang pertama kali membuka mata sebagian besar orang yang beruntung sedang menonton siarannya, bahwa beberapa waktu yang lalu telah terjadi musibah pada sodara sodara kita disekitar Situ Gintung, Tangerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Dua jam setelah kejadian, tepat nya pukul 06.30 pagi, hanya TvOne lah yang menyiarkan laporan tentang bencana ini. Dikala semua TV masih menyiarkan informasi tentang gosip selebritis, liputan kuliner, dan acara rutin lainnya, TvOne telah menyajikan informasi yang menghilangkan kantuk di mata orang yang menontonnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu, mungkin MetroTV lah satu-satunya televisi berita di Indonesia. Namun sekarang, TvOne telah membuktikan dirinya patut diakui sebagai Televisi Berita Nomor Wahid.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-5278422830516646235?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/5278422830516646235/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/04/tvone-terobosan-hebat-televisi-berita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/5278422830516646235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/5278422830516646235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/04/tvone-terobosan-hebat-televisi-berita.html' title='TvOne- Terobosan Hebat Televisi Berita'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-4505743745160696325</id><published>2009-03-16T09:28:00.002+07:00</published><updated>2009-03-16T09:32:46.957+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kriminal'/><title type='text'>Fakta Dibalik Tewasnya DAVID, mahasiswa NTU</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Di tulis oleh teman dari David Hartanto Widjaja, Mahasiswa NTU yang dituduh bunuh diri setelah menusuk profesornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumat, Maret 06, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; David Hartanto Widjaja Tidak Bersalah!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Hari ini (5/3-09) saya dan temen2 SD/SMP yang seangkatan sama David Hartanto (Ming2) kita sama2 main kerumah keluarga Hartanto, sekedar untuk menyampaikan bela sungkawa, serta mencari kebenaran yang sesungguhnya karena kami tahu kalau David tidak akan melakukan hal-hal yang seperti diberitakan oleh media. Disana kami disambut oleh kakak David, dan orangtuanya, kebetulan kami datang bersamaan dengan keluarga besar Hartanto, jadi kami lebih banyak mengobrol dengan kakak David, yaitu Willian Hartanto, atau dulu dikenal teman2 seangkatannya dengan panggilan Weha. Semakin lama mendalami kasus ini, makin banyak keanehan yang terbuka, dan untuk adanya pemberitaan yang mulai menunjukkan kebenaran, kami berterima kasih untuk rekan David di NTU yaitu edwin, kami tahu dia mempertaruhkan gelar sarjananya demi mengungkap kebenaran, karena itu kami juga mau membantu menyebarkan kabar yang sesungguhnya -walaupun terus ditutupi dan dihalangi oleh pihak NTU-Kejanggalan-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; kejanggalan yang ada:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 1. Munculnya berita bahwa David menyerang Profesor Chan Kap Luk, lalu bunuh diri, padahal tidak ada bekas sayatan di pergelangan tangan seperti yang diberitakan, lalu darimana muncul berita tersebut? Untuk apa dimunculkan berita palsu bahwa David menyayat pergelangan tangannya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 2. Saat keluarga tiba disana senin malam setelah kejadian, keluarga ingin langsung melihat jenazah David, namun dihalangi oleh pihak2 tertentu, dengan alasan sudah peraturan, tentu saja keluarga harus menurut, apalagi saat itu keluarga masih syok. Lalu saat diizinkan melihat kondisi jenazah keesokan harinya, keluarga hanya diizinkan untuk melihat jenazah bagian leher ke atas, sedangkan bagian tubuh yang lain telah ditutupi plastik. Keluarga Hartanto juga telah mengkonfirmasikan ke pihak polisi Singapura, tidak ada luka di bagian pergelangan tangan. Saat itu keluarga Hartanto juga melihat di bagian leher depan (daerah leher dibawah bahu) terdapat banyak plesteran luka. Pertanyaannya. Untuk apa keluarga Hartanto menunggu 1 hari untuk melihat jenazah keluarga kandung mereka sendiri? Mengapa jenazah harus ditutupi oleh plastik? Apakah benar ada peraturan seperti itu? Atau hanya karangan pihak2 tertentu saja untuk menutupi kenyataan? Darimana asal luka di leher? Mengapa jenazah David terlihat berdarah cukup parah di bagian bokong?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 3. Saat keluarga tiba di TKP senin malam, karena tidak diizinkan untuk melihat jenazah, keluarga datang ke NTU untuk melihat TKP, namun saat sampai, polisi tidak menemukan satupun bekas darah ataupun police line. Hebat bukan? Hanya dalam waktu sekitar 7 jam sejak waktu kejadian, TKP telah bersih total, adakah alasan untuk buru2 membersihkan TKP?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 4. Lalu keluarga datang melihat kamar David, dan apa yang ditemukan? Ternyata semua peralatan komputer yang ada di kamar itu semua MENYALA. Apakah seorang yang mau bunuh diri akan menyalakan semua peralatan komputernya? Bahkan menurut kesaksian seorang teman, account MSN David masih menyala. Apakah hal ini terlihat seperti David mau mengakhiri hidupnya? Bahkan dia masih bermain game online sampai jam 2 pagi di&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; hari kejadian bersama teman yang tadi menjenguk keluarga David. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 5. Pada ruangan profesor tertinggal tas David yang biasa dia bawa, dan tebak apa yang dia bawa dalam tasnya? Sebuah handuk dan botol air mineral 1,5 L. (Semua yang mengenal Ming2 pasti tahu, dikelas, sejak SD, Ming2 selalu membawa handuk, bahkan kadang dikalungkan di leher saat berada di kelas, dia juga selalu membawa air minum yang banyak karena mamanya selalu berpesan untuk banyak mengkonsumsi air). Apakah seorang yang mau membunuh, lalu bunuh diri, akan membawa barang seperti itu? Akan jauh lebih mudah untuk membawa sebilah pisau yang besar (lebih besar dari pisau berukuran 10cm yang muncul di TKP, yang entah milik siapa). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 6. Keluarga dihalang-halangi saat hendak bertemu dengan Profesor Chan Kap Luk, dengan alasan, saat itu dia sedang di ICU, dan kenyataannya? Hari rabu sang Profesor telah keluar dari rumah sakit. Apakah ada catatan seorang yang menderita luka tusukan parah yang harus masuk ICU, dapat keluar dari rumah sakit dalam tidak sampai 2 hari? Benarkan sang Profesor terluka? Atau hanya membaca koran sambil bersantai di ICU?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 7. Saat keluarga ingin bertemu dengan "saksi mata" yang melihat David melompat dari lantai 4, pihak NTU menghalangi dengan alasan hal itu harus dirahasiakan. Oke, kalau begitu, darimana kita tahu kalau benar2 ada orang yang melihat kalau David benar2 melompat, bukannya terjatuh ataupun dijatuhkan orang?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 8. Data tentang David dan FYP (Final Year Project) nya telah dihapus dari database NTU. Hanya dalam 2 hari, NTU langsung menghapus data topik FYP yang sedang David kerjakan, adakah alasan khusus dibalik keterburu-buruan pihak NTU untuk menghapus data tersebut? Tidakkah ada rasa ingin mengenang salah satu mahasiswa berprestasinya, alih-alih langsung menghapus data, seakan David tidak pernah kuliah disana?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 9. Polisi Singapura menahan Laptop milik David dan akan dikembalikan setelah penyelidikan selesai. Untuk apa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 10. Pisau yang ada di TKP, dilaporkan berasal dari hall 4, itu hasil investigasi? Atau hanya karangan? Seorang teman di NTU berkata bahwa biasanya seorang dosen memiliki pisau kecil di ruangannya yang biasa digunakan untuk memotong buah. Jadi? Itu pisau milik David Hartanto atau Chan Kap Luk?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 11. Waktu kejadian adalah sekitar jam 10. 45 waktu Singapura hari Senin, apakah tidak terdengar aneh jika hanya sedikit sekali mahasiswa yang ada dan menyaksikan kejadian? Adakah tekanan dari pihak NTU untuk tutup mulut?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 12. Senjata yang ditemukan -pisau buah 10cm- ditemukan tanpa gagang, dimanakah gagangnya? Mengapa tidak dilakukan analisa sidik jari? Jelas tidak mungkin menusuk seseorang tanpa menggunakan gagang pisau, jadi entah siapapun yang menusuk siapa, pasti ada gagangnya, namun pemberitaannya belum jelas. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Pemberitaan miring yang disebutkan media pun tidak berdasar, dan hanya mengikuti spekulasi yang dikarang pihak NTU, berikut klarifikasinya: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 1. David berniat membunuh Profesornya lalu bunuh diri meloncat. Di dalam ruangan tersebut hanya ada David dan Profesor, David telah tiada, dan kesaksian yang bisa didengarkan hanyalah dari Profesor, darimana kita tahu kalau kesaksian tersebut benar? Tanpa bukti2 yang cukup, kesaksian Profesor tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk menyalahkan David. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 2. David dikatakan stress karena beasiswanya dicabut, bahkan dia salah sasaran, yaitu mengamuk ke dosen pembimbingnya. Tidakkah hal itu terdengan sangat aneh? David sangat tahu dengan jelas bahwa beasiswanya diberhentikan karena prestasinya menurun, bukan salah Profesor itu. Pihak keluarga telah diberitahu sejak hari pertama diberitahukan bahwa beasiswanya diberhentikan, dan pihak keluarga menerima, dan mampu untuk membayarnya, David juga bersikap biasa2 saja tentang pemberhentian beasiswanya. Bagi yang mengenal dia, tentu tahu bahwa dia orang yang sangat cuek, hal ini juga dapat dilihat dari post edwin. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 3. Dikatakan pula, bahwa David depresi karena tidak mampu menyelesaikan FYPnya. Seorang rekan David disana menyatakan bahwa FYP David hampir selesai. Dia tidak pulang ke Indonesia pada akhir semester lalu, karena ingin berkonsentrasi menyelesaikan FYPnya. Bagi yang mengenal David, apalagi kami teman sekolahnya, tentu tahu, David sejak dulu memang ketagihan game, tapi 1 hal, dia selalu mengerjakan tugas dan PRnya dengan baik, tanpa bantuan orang lain apalagi menyalin hasil pekerjaan orang lain. Jadi, jika dikatakan dia menyerang dosen pembimbingnya karena FYPnya tidak selesai, hal itu benar2 tidak masuk diakal. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 4. David diberitakan pula menghilang dari pergaulan selama kurang lebih 1 minggu sebelum kejadian, namun keluarga David tahu yang sebenarnya, David sedang berkonsentrasi untuk menyelesaikan FYPnya, jadi pernyataan bahwa David menghilang dari pergaulan karena sedang depresi dan ingin membunuh itu sangat tidak valid, karena saat itu dia banyak chatting dengan kakaknya, bahkan bermain game online bersama temannya di Indonesia. Terlihat seperti orang depresi yang mau membunuh dosennya? Tidak sama sekali!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Saat ini fakta-fakta yang muncul setelah menyingkirkan pemberitaan media adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 1. David meninggal jatuh dari lantai 4, tanpa luka sayatan di pergelangan tangan, dan dengan luka di bagian leher, serta bagian bokong berlumuran darah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 2. Sang Profesor keluar dari rumah sakit dalam 2 hari. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 3. Pisau tidak jelas berasal darimana, dan ditemukan tanpa gagang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 4. Pihak universitas menutup-nutupi kejadian ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Spekulasi dan kemungkinan- kemungkinan Apakah benar David menyerang profesor saat dia sedang membungkuk menghadap ke layar komputer? Jika itu benar, maka tidak mungkin saat ini profesor tersebut telah pulang ke rumahnya dengan keadaan sehat wal afiat. Apakah sang profesor tersebut yang justru menyerang David?Hal ini sangat mungkin, karena bukti dan fakta yang ada mengarah ke kesimpulan tersebut. Lalu apa motifnya? Sampai saat ini, hanya Tuhan dan Profesor Chan Kap Luk yang tahu. Namun saat ini santer beredar kabar bahwa sang Profesor ingin merebut FYP milik David. Hal ini didukung oleh kesaksian teman David yang mengatakan FYP David hampir selesai. Apakah mungkin seorang dosen dan Profesor dari universitas terkemuka di negara maju mau merebut FYP milik mahasiswanya sendiri? Kenyataannya, hal itu sangat mungkin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; terjadi. Seorang yang mendengar kabar tentang kematian David bercerita pada seorang teman-sebut saja A-, bahwa seorang profesor di NTU, di jurusan yang berbeda, memberikan nilai D pada FYP si A, lalu si profesor menawarkan untuk membuat FYP baru, dan dia akan beri nilai B, dengan syarat FYP yang sebelumnya akan jadi hak milik si Profesor. Apakah terdengar aneh? Ya, si profesor ingin merebut hak atas FYP milik si A dengan iming2 nilai. Jadi hal ini sebenarnya bukan hal yang baru di NTU, hanya saja kali ini ujungnya berakhir tragis bagi David karena dia tidak mau menyerahkan hak atas FYPnya. Sekali lagi, ini spekulasi, namun jauh lebih logis daripada pemberitaan media dan NTU. Ming, saat ini lo udah gak ada, gak ada lagi yang bisa kita lakukan buat lo, selain pulihin nama baik lo, dan menyatakan kebenaran, lo istirahat yang tenang aja disana. RIP, ming. Guys, tahu gak sebenernya sekarang apa yang sedang keluarga Hartanto sedang coba lawan? NTU, sebuah universitas terkenal milik pemerintah singapura! Untuk perbandingannya adalah ITB di Indo. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Apa yang bisa dilakukan segelintir orang: keluarga Hartanto yang hanya tinggal bertiga, keluarga besarnya teman2 yang berjumlah puluhan sampai ratusan? apakah bisa melawan NTU? Bisa! Bagaimana caranya? Kita harus menyatakan kebenaran harus diungkap sejelas2nya tanpa ada yang diubah2 atau ditutup2i. Saat ini, kita sebagai sesama pengguna internet, harap sebarkan kabar ini seluas-luasnya, agar banyak orang makin peduli tentang kasus ini dan investigasi akan dilakukan lebih lanjut, setidaknya jangan sampai orang-orang berpikir bahwa Davidlah yang bersalah, karena itu jelas tidak benar. Kabarkan ini ke teman-teman, saudara, dan copylah tulisan saya ini di blog/forum/facebook /friendster anda, tidak akan saya tuntut untuk copyright. Terima Kasih. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Salam Diposkan oleh cl4y_m4n di 00:39 0&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-4505743745160696325?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/4505743745160696325/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/fakta-dibalik-tewasnya-david-mahasiswa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/4505743745160696325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/4505743745160696325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/fakta-dibalik-tewasnya-david-mahasiswa.html' title='Fakta Dibalik Tewasnya DAVID, mahasiswa NTU'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-9069206418143103439</id><published>2009-03-12T13:24:00.003+07:00</published><updated>2009-03-12T13:53:15.524+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='masalah sosial'/><title type='text'>Masalah sosial di Indonesia ( bagian 3 )</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Masalah sosial&lt;/span&gt; yang lainnya pun muncul. Mungkin pada tahun 1998 itu, krisis kepercayaan terhadap pemerintahaan sudah hilang. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Chaos&lt;/span&gt; terjadi dimana-mana. Para mahasiswa yang sudah tidak tahan terhadap kondisi dimana &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;masalah sosial&lt;/span&gt; terjadi disemua lini ini, turun berdemo. Seluruh lapisan bawah masyarakat menyatu saat itu. Mendemo pemerintahan Soeharto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Masalah sosial&lt;/span&gt;, sekali lagi, memang akan selalu ada. Bahkan, ketika euforia runtuh nya orde baru berjalan beberapa lama pun, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;masalah sosial&lt;/span&gt; kembali muncul. Mulai dari kesenjangan rakyat "atas" dan rakyat "bawah", banyaknya orang yang ingin berkuasa, dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir tahun 2008 hingga sekarang ini, dunia sedang diguncang krisis ekonomi dunia. Jutaan orang dirumahkan oleh perusahaan diseluruh dunia. Para pemain saham mulai kehilangan kontrol. Saham melemah. Bahkan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Starbucks&lt;/span&gt;, yang merupakan kedai kopi terkemuka di dunia pun, menutup ratusan outletnya dan merumahkan ratusan ribu karyawannya diseluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi untungnya, Tuhan sedang bersama bangsa Indonesia. Ketakutan akan terjadi kembali krisis tahun 1998 memang tidak terbukti. Biarpun ada &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;masalah sosial- masalah sosial&lt;/span&gt; kembali bermunculan, tapi tidak separah 10 tahun lalu. Saat ini, mungkin, sistem perekonomian kita cukup kuat untuk menghadapi krisi global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Masalah sosial&lt;/span&gt; memang akan selalu muncul. Tugas kita semua untuk meredam agar &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;masalah sosial - masalah sosial&lt;/span&gt; itu tidak mengakibatkan keadaan yang lebih buruk&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-9069206418143103439?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/9069206418143103439/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/masalah-sosial-di-indonesia-bagian-3.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/9069206418143103439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/9069206418143103439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/masalah-sosial-di-indonesia-bagian-3.html' title='Masalah sosial di Indonesia ( bagian 3 )'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-5783340684460996303</id><published>2009-03-12T13:03:00.005+07:00</published><updated>2009-04-14T10:47:33.499+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='masalah sosial'/><title type='text'>Masalah sosial di Indonesia ( bagian 2 )</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Masalah sosial&lt;/span&gt; pun belum berhenti sampai disitu. Seperti yang dijelaskan pada &lt;a href="http://isusosial.blogspot.com/2009/03/masalah-sosial-di-indonesia-bagian-1.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;postingan sebelumnya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, Krisis ekonomi memang dapat dianggap sebagai "dalang" munculnya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;masalah sosial&lt;/span&gt; yang lebih kompleks. Pengangguran itu juga dalam beberapa kasus menyebab banyaknya kasus perceraian. Istri yang terus meminta kebutuhan sehari-hari kepada suami, hanya mendapat keluhan atas kondisi pengangguran yang dialami suami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih menurut Soerjono Soekanto,&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;masalah sosial&lt;/span&gt; dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :&lt;br /&gt;1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.&lt;br /&gt;2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.&lt;br /&gt;3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.&lt;br /&gt;4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke empat kategori tersebut tentu saja saling berkaitan. Dapat berdiri sendiri, dapat membentuk hubungan sebab-akibat, atau terjadi sejajar. Seperti pengangguran tadi. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Masalah sosial&lt;/span&gt; yang kemudian terjadi adalah ketidak-mampuan orang untuk membeli kebutuhan pokok, makanan misalnya, yang bergizi dan berkualitas. Sehingga mereka membeli makanan yang seadanya, yang mungkin saja tidak sehat. Bahkan paling fatalnya akan menyebabkan keracunan. Ini masuk dalam kategori Faktor Ekonomi yang menyebabkan Faktor Biologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://isusosial.blogspot.com/2009/03/masalah-sosial-di-indonesia-bagian-3.html"&gt;bersambung...&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-5783340684460996303?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/5783340684460996303/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/masalah-sosial-di-indonesia-bagian-2.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/5783340684460996303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/5783340684460996303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/masalah-sosial-di-indonesia-bagian-2.html' title='Masalah sosial di Indonesia ( bagian 2 )'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-863728314011260795</id><published>2009-03-12T12:44:00.005+07:00</published><updated>2009-04-14T10:46:30.982+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='masalah sosial'/><title type='text'>Masalah sosial di Indonesia ( bagian 1 )</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Masalah sosial&lt;/span&gt; di sebuah negara memang pasti selalu ada. Terlebih ketika terjadi sebuah gejolak / krisis di beberapa hal. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Masalah sosial&lt;/span&gt; itu sendiri, menurut Soerjono Soekanto adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti misalnya pada krisis ekonomi tahun 1998 lalu. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Masalah sosial&lt;/span&gt; menjadi isu yang sangat hebat saat itu. Lonjakan harga kebutuhan pokok, bahan bakar, hingga nilai rupiah yang hampir menyentuh angka Rp 19,000 per dolar US nya, membuat &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;masalah sosial&lt;/span&gt; menjadi tidak terkendali. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Masalah sosial&lt;/span&gt; pun sebenarnya adalah sebuah rangkaian permasalahan yang akan menyebabkan keburukan lainnya. Seperti efek domino. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan-perusahaan yang bisnisnya rugi dan mengalami kesulitan melakukan pemecatan terhadap ratusan, bahkan ribuan karyawannya. Lalu muncul &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;masalah sosial &lt;/span&gt;selanjutnya. Pengangguran menjadi banyak. Banyak orang yang stres karena tidak mampu menghidupi anak istrinya, bahkan menghidupi diri sendiri. Lalu, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;masalah sosial&lt;/span&gt; itu bercabang menjadi tingkat bunuh diri yang tinggi. Bagi sebagian orang yang kurang kuat keyakinan terhadap tangan Tuhan, bunuh diri adalah solusi cepat dan tepat untuk menyelesaikan permasalahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang yang lain memilih cara kekerasan untuk bertahan hidup. Tingkat tindak kekerasan, pemerkosaan, perampokan, hingga pembunuhan menjadi tinggi sekali. Mereka berpikir pendek untuk menyelesaikan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;masalah sosialnya&lt;/span&gt;. Coba perhatikan, di setiap acara televisi yang menayangkan wawancara dengan pelaku perampokan, pemerkosaan, pembunuhan, atau tindak kejahatan lainnya, hanya ada satu alasan yang mereka ucapkan, " ya, habis gimana mas...untuk bertahan hidup.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://isusosial.blogspot.com/2009/03/masalah-sosial-di-indonesia-bagian-2.html"&gt;bersambung....&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-863728314011260795?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/863728314011260795/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/masalah-sosial-di-indonesia-bagian-1.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/863728314011260795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/863728314011260795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/masalah-sosial-di-indonesia-bagian-1.html' title='Masalah sosial di Indonesia ( bagian 1 )'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-4304391055723595511</id><published>2009-03-11T15:35:00.004+07:00</published><updated>2009-03-11T16:12:54.457+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wirausaha'/><title type='text'>Cara Gila Jadi Pengusaha ( Purdi E Chandra )</title><content type='html'>Bulan februari lalu saya mendatangi Toko Buku Gramedia di Bintaro Plaza. Belakangan ini pikiran untuk menjadi &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pengusaha&lt;/span&gt; memang sedang bergejolak di dalam benak saya. Maka dari itu, saya menjadi sering mendatangi toko buku untuk sekedar mencari referensi tentang menjadi &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pengusaha&lt;/span&gt;. Lalu saya melihat sebuah buku berjudul " &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CARA GILA JADI PENGUSAHA&lt;/span&gt; ", karya Bapak Purdi E. Chandra. Saya belum mengenal orang itu sebelumnya, namun saya sangat mengenal bisnis utama beliau, yaitu bimbingan belajar &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PRIMAGAMA&lt;/span&gt;. Saya baru tahu kalau pendiri &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PRIMAGAMA&lt;/span&gt; adalah Bapak Purdi E. Chandra, seseorang yang ternyata sangat menjiwai dan ingin mengamalkan ilmu &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pengusaha&lt;/span&gt; nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di cover buku itu tertuliskan " berhadiah DVD seminar &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CARA GILA JADI PENGUSAHA&lt;/span&gt; ". Walaupun saya sudah sebulan lebih yang lalu membeli buku itu, namun saya belum sempat untuk menonton DVD &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CARA GILA JADI PENGUSAHA&lt;/span&gt;. Baru sabtu kemarin, saya menyempatkan nonton DVD &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CARA GILA JADI PENGUSAHA&lt;/span&gt; itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menonton DVD itu di awal-awal, memang banyak pemikiran Bapak Purdi E. Chandra yang kurang sreg di hati saya. Seperti ketika beliau mengatakan " orang pintar susah untuk menjadi pengusaha, makanya jangan terlalu pintar". Atau ketika dia mengatakan bahwa dia siap berbicara di lingkungan kampus tanpa dibayar, karena " Saya ingin mahasiswa itu jangan terlalu pintar lah, kalau bisa IP nya maksimal 2 saja, yang sudah 3, tolong dikurangkan saja", sambil diikuti gelak tawa peserta seminar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengerti, mungkin maksud Bapak Purdi E. Chandra itu baik, namun cara penyampaiannya saja yang penuh humor seperti itu, sehingga mungkin orang akan susah menafsirkan apakah itu sebuah candaan atau serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di tengah-tengah acara, saya mulai menyadari keistimewaan Bapak Purdi E. Chandra. Bapak Purdi E. Chandra, yang selalu mengatakan " Kalau di agama saya, Islam...", selalu menekankan tentang pentingnya mendekatkan diri dengan Yang Maha Kuasa, dan jangan lupa untuk bersedekah. Beliau pun mengatakan bahwa kita harus merubah mindset tentang zakat yang harus dikeluarkan setelah mendapatkan penghasilan. Beliau berpendapat, bahwa sebenarnya zakat lah pancingan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana beliau menyarankan kita untuk berzikir di dalam hati setiap saat. Bapak Purdi E. Chandra mengatakan " tapi saya rasa, untuk agama apapun, mengingat Tuhan itu sangat penting ". Bapak Purdi E. Chandra bahkan mengatakan, ketika dia sedang menjalin silaturahmi dengan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pengusaha&lt;/span&gt; atau pejabat-pejabat lain dengan bermain golf, dalam langkah menuju bola, beliau mengucapkan " yaa rahman, ya rahhim " dengan ketukan langkah kaki sebagai "metronome" nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hebat!!! Bapak Purdi E. Chandra memang hebat. Beliau dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk mengikuti &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CARA GILA MENJADI PENGUSAHA&lt;/span&gt; andalannya. Di DVD ini pun dijelaskan pentingnya membeli PROPERTY sebagai pendukung bisnis kita.Dan beliau menjelaskan, bagaimana caranya membeli PROPERTY tanpa harus mengeluarkan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salut untuk Bapak Purdi E. Chandra dengan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CARA GILA JADI PENGUSAHA&lt;/span&gt; nya. Semoga banyak dari orang Indonesia yang bisa termotivasi untuk menjadi &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PENGUSAHA&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-4304391055723595511?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/4304391055723595511/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/cara-gila-jadi-enterpreneur-purdi-e.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/4304391055723595511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/4304391055723595511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/cara-gila-jadi-enterpreneur-purdi-e.html' title='Cara Gila Jadi Pengusaha ( Purdi E Chandra )'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-1949769918104747562</id><published>2009-03-06T18:30:00.006+07:00</published><updated>2009-03-14T19:23:54.859+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Wisata Sumatra Barat Yang Memprihatinkan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/Sbuhxm4xCjI/AAAAAAAAAQ8/OWmfvN0SRzI/s1600-h/sosial1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/Sbuhxm4xCjI/AAAAAAAAAQ8/OWmfvN0SRzI/s400/sosial1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5313018059037936178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bulan Ramadhan 1429 H kemarin, saya sekeluarga besar mudik ke kampung halaman. Yaitu di Sumatra barat, tepatnya didaerah Bukittinggi. Keluarga besar saya pergi naek BUS pariwisata yang di sewa selama seminggu. Saya sendiri berangkat naik pesawat 3 hari setelah mereka berangkat, karena ada urusan kerjaan. Walaupun saya orang Minang, tapi saya sadar, itu hanya keturunan. Bapak ibu saya pun seperti itu. Mereka lahir dari keluarga minang, walaupun mereka sendiri lahir dan besar di Jakarta. Saya pun demikian.Saya lahir di Bengkulu dan besar di Jakarta. Jadi, pulang kampung kemarin tidak seperti seseorang yang memang benar-benar rindu akan kampung halamannya. Tapi lebih ke bertamasya ke Ranah Minang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di Bandara, saya di jemput oleh Bapak dan Abang saya, menggunakan mobil sewaan. Jarak dari bandara ke rumah keluarga saya lumayan jauh. Hampir menempuh satu jam perjalanan. Yang saya amati selama perjalanan itu adalah, mengapa jarang sekali adanya lampu penerang jalan. Banyak sekali wilayah yang gelap gulita. Padahal itu merupakan jalan utama perkotaan. Ada apa dengan Ranah Minang ini??? Kemana pemerintahan kotanya?? Sayang sekali, wisata Sumatra Barat yang menjadi sasaran turis asing karena adat matrilinearnya malah tidak dimaksimalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu pun belum berakhir. Di hari ke tiga kami disana, kami sekeluarga pergi bertamasya ke Wisata " Danau di atas Danau di bawah", sebuah daerah Wisata di Sumatra Barat, dimana kita dapat melihat sebuah danau sekaligus, yang satu danau diatas pandangan kita, yang satu lagi dibawah pandangan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bus kami pun mulai memasuki loket tiket masuk ke wisata itu, Kami membayar 60 ribu. Lalu bus kami pun menaiki jalan yang lumayan terjal untuk bisa mencapai tempat pemandangan itu. Dan ketika kita sampai disana, ada 2 orang yang menghampiri kami, dan dengan bahasa padang meminta uang masuk kepada kami. Saya pun bingung. Uang apa lagi nih??? Tadi kan udah bayar....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang membuat saya kaget adalah bagaimana kondisi tempat wisata itu. Tidak terawat. Kotor. Kamar mandinya menjijikan. Benar-benar parah. Sampah dimana-mana. Premanisme dan pungli pun merajalela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau di Jakarta, uang dari tiket masuk di berikan ke Pemda untuk kemudian digunakan untuk mengembangkan daerah wisata tersebut. Walaupun tidak dipungkiri mungkin ada penyelewengan disana, tapi setidak nya Kota Jakarta tau benar bagaimana memperlakukan orang yang ingin berwisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potret wisata sumatra barat seperti secara tidak langsung membuat saya kecewa. Biarpun mungkin saya tidak lahir disana, tidak besar disana, dan bahkan saya tidak bisa bahasa padang, tapi saya tetap merasa saya orang padang. Dan disini lah kampung saya. Bagaimana saya menceritakan ke orang luar tentang keindahan kampung saya, jika seperti ini keadaannya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya di tempat wisata "Danau diatas danau dibawah". Sekian banyak tempat wisata yang saya kunjungi selama disana, juga menampilkan pemandangan yang sama. Benar-benar menyedihkan. Semoga kedepannya Pemda Sumatra Barat bisa lebih memperhatikan aset kampung halamannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-1949769918104747562?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/1949769918104747562/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/wisata-sumatra-barat-yang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/1949769918104747562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/1949769918104747562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/wisata-sumatra-barat-yang.html' title='Wisata Sumatra Barat Yang Memprihatinkan'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/Sbuhxm4xCjI/AAAAAAAAAQ8/OWmfvN0SRzI/s72-c/sosial1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-7462601910927472449</id><published>2009-03-06T13:40:00.004+07:00</published><updated>2009-03-06T17:11:34.363+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life Style'/><title type='text'>Fenomena Kehidupan Sosial Anak Pintar</title><content type='html'>Ketika masih duduk di bangku sekolah, entah itu SD,SMP,SMA bahkan Kuliah, ada satu hal yang saya amati. Yaitu hubungan antara "pintarnya seseorang dengan prilaku yang tidak sopan". Aneh bukan??? Ya, memang aneh, dan memang tidak pernah dilakukan penelitian yang ilmiah untuk hal ini. Jadi, apa yang akan saya jabarkan disini, murni hasil pengamatan saya sepanjang perjalanan hidup saya. Dan hasilnya pun mengagumkan. Kalau boleh saya sampaikan dengan persentase, mungkin hasilnya adalah, "98% ANAK PINTAR ADALAH ANAK YANG TIDAK TAHU SOPAN SANTUN".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin banyak yang tidak setuju dengan pernyataan saya ini. Tapi itu lah yang saya amati, dan saya akan gambarkan sedikit di sini. Dahulu, ketika SMP, saya memiliki teman yang sangat cerdas, pintar, dan selalu menjadi juara kelas. Sebut aja si A. Suatu kali si A ikut pulang bareng dengan mobil saya, dimana di dalam mobil itu ada Ibu dan Bapak saya. Si A pun diantarkan sampai di depan rumahnya. Dan anda tau?? si A itu lalu membuka pintu mobil, turun, dan menutup pintu. Tanpa berkata terima kasih atau apapun. Masalahnya, kalau yang mengantarkan itu supir sih tidak kenapa-napa. Tapi ini Ibu Bapak saya, yang sudah tentu mereka langsung menasihati saya setelah si A turun, akan pentingnya sopan santun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ketika SMA, banyak sekali saya amati, teman-teman saya yang secara pendidikan tergolong cerdas dan pintar, yang bertingkah laku serupa. Yaitu, tidak mempunyai banyak teman, tidak bisa berbasa-basi untuk masuk ke komunitas baru, tidak mencium tangan orang tua temannya ketika salaman sehabis bermain ke rumah temannya, jarang mengucapkan terima kasih ketika ditolong orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan anak-anak yang tidak pintar???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu dia, pengamatan saya justru semakin didukung oleh "sopan"nya anak-anak yang tidak cerdas secara pendidikan. Teman-teman saya yang sehari-harinya selalu dimarahin guru (karena kenakalan remaja yang masih dalam batas wajar), yang kalau ke sekolah selalu membawa gitar untuk bernyanyi ketika tidak ada guru, bahkan mereka yang selalu ke warung rokok sepulang sekolah, itu memiliki tingkat sopan santun yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka main ke rumah saya, mereka tidak sungkan-sungkan untuk menyapa ibu dan bapak saya untuk mengobrol tentang hal yang sebenernya tidak penting. Mencium tangan ketika pamitan, bahkan sekedar menanyakan kabar orang tua temannya. Mereka selalu ramah sama orang lain, mengucapkan terima kasih sambil tersenyum ketika ditolong. Anak-anak itu juga pandai bergaul. Bisa cepat beradaptasi ketika masuk ke komunitas baru. Bisa menghangatkan suasana dengan humornya, dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa demikian?? seperti yang saya sebutkan tadi, tidak pernah ada penelitian secara ilmiah tentang ini ( setidaknya, saya belum pernah dengar). Tapi mungkin kalau kita mau menarik hipotesa atas fenomena ini, itu karena anak-anak pintar lebih mengutamakan dan mengasah otak kirinya. Mereka tidak terlalu mementingkan pergaulan. Itu jauh dari pikirannya. Mereka lebih suka menyendiri. Mempelajari hal-hal yang berbau teoritis. Itu kenapa mereka biasanya jarang memiliki teman yang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk Anak yang "bandel", mereka mungkin lebih suka menghabiskan waktunya untuk bergaul, berteman, dan keluar rumah. Itu kenapa mereka lebih memiliki sopan santun. Karena mereka memiliki banyak orang yang mereka kenal yang memiliki beraneka ragam permasalahan, aneka ragam latar belakang keluarga, aneka ragam sifat, dan aneka ragam kebiasaan. Sehingga mereka bisa dengan tepat menyesuaikan diri ke lingkungan baru yang mungkin belum mereka ketahui kebiasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang berpendapat, memiliki kecerdasan adalah hal terpenting. Dan biasanya, lagi-lagi biasanya, orang-orang yang berpendapat seperti ini adalah tipe orang yang ingin meniti karir sebagai karyawan di sebuah perusahaan besar dengan gaji yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sebagian lagi berpendapat, memiliki kemampuan bergaul yang tinggi dan punya banyak teman adalah yang lebih penting. Dan biasanya, orang-orang yang berpendapat seperti ini adalah tipe orang yang ingin menjadi pengusaha, atau bekerja untuk diri sendiri. Karena bagi orang-orang yang berpendapat seperti ini, Ilmu yang sebenarnya adalah ilmu yang diperoleh di jalanan, dengan bergaul, dengan bertemu orang banyak, dengan bertemu banyak kebiasaan, banyak karakter, dan sebagainya. Bukan ilmu teoritis yang diajarkan disekolahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ada juga orang yang memiliki tingkat intelejensia tinggi yang memiliki sopan santun yang tinggi pula. Tapi, lagi-lagi, dari pengamatan saya terhadap sekeliling saya dari skup hidup yang cukup luas, begini lah hasil nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana menurut anda??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-7462601910927472449?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/7462601910927472449/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/fenomena-kehidupan-sosial-anak-pintar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/7462601910927472449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/7462601910927472449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/fenomena-kehidupan-sosial-anak-pintar.html' title='Fenomena Kehidupan Sosial Anak Pintar'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-1098282862609887679</id><published>2009-03-06T09:39:00.005+07:00</published><updated>2009-03-06T11:51:35.932+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bank'/><title type='text'>Enak nya punya tabungan di  BANK MUAMALAT</title><content type='html'>Mungkin akhir-akhir ini, para penikmat radio sering mendengar iklan yang berkata, " Pernah mimpi untuk bisa menggunakan ATM apa aja untuk ngambil uang?? tanpa harus mencari ATM dari BANK yang bersangkutan?? Bank Bukopin lah jawabannya..bla..bla..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa komentar saya??? TELAT!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, memang sangat telat. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BANK MUAMALAT&lt;/span&gt; telah melakukan itu jauh sebelum BANK BUKOPIN melakukannya. Bahkan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BANK MUAMALAT&lt;/span&gt; lebih hebat. Jika bank-bank lain yang menggunakan fasilitas ini, seperti Bank Bukopin dan Bank yang tergabung dalam ATM BERSAMA, masih memerlukan beberapa persyaratan, seperti harus yang berlogo ATM BERSAMA, atau ALTO, dsb, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BANK MUAMALAT&lt;/span&gt; tidak demikian. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BANK MUAMALAT&lt;/span&gt; bisa menggunakan kartu ATM nya disemua mesin ATM. Tak terkecuali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bukan pemegang saham &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BANK MUAMALAT&lt;/span&gt;. Saya juga bukan karyawan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BANK MUAMALAT&lt;/span&gt;. Tapi saya hanyalah nasabah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BANK MUAMALAT&lt;/span&gt; yang ingin menceritakan enaknya menggunakan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BANK MUAMALAT&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah pernah membuka rekening di banyak bank. Bukan karena saya banyak uang, tapi hanya mencari bank mana yang paling menguntungkan. Apalagi, sebagai muslim, sebaiknya saya menghindari yang namanya Riba ( bunga bank ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya buka tabungan di &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BANK MUAMALAT&lt;/span&gt; sekitar tiga tahun lalu karena saya mengetahui kalau hanya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BANK MUAMALAT&lt;/span&gt; lah Bank Syariah yang tidak membebankan biaya apapun untuk jenis tabungan yang saya buka. Saya membeli paket &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Shar-e&lt;/span&gt;, yaitu tabungan yang hanya berupa kartu ATM saja. Namun, dari info yang saya dengar, saat ini juga bisa bila kita meminta adanya buku tabungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat saya sangat puas adalah, kartu &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Shar-e&lt;/span&gt; itu bisa dipakai di seluruh mesin ATM, tanpa terkecuali. Mungkin saya akan menceritakan beberapa kisah menarik seputar hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu sore saya berkeliling ke Plaza Senayan (PS) dan saya ingin mengambil uang di ATM Centre yang terletak dilantai dasar itu. Di lokasi itu berjejer mesin ATM dari beberapa Bank. Mulai dari BNI, BCA, MANDIRI, sampai bank-bank yang jarang dicari orang. Antrian cupuk ramai untuk ATM bank BCA dan MANDIRI. Dan memang selalu seperti itu dimanapun. Saya pun mondar-mandir untuk mencari mesin ATM yang kosong. Ternyata ATM BRI masih kosong, lalu saya masuk. Ternyata ATM BRI itu rusak. Maka saya keluar dari bilik mesin ATM BRI itu. Saya pun pindah ke bilik ATM yang kosong, yang saat itu adalah mesin ATM BNI. Ketika saya masuk, ternyata sedang ada orang didalam sana yang tidak terlihat dari luar. Saya pun keluar lagi. Sampai akhirnya saya memasuki sebuah mesin ATM yang saya pikir tidak mungkin dimasuki orang, yaitu ATM bank Commonwealth. Uang pun keluar dari mesin itu, dan saya pergi berjalan keluar dengan semua mata memandang saya. Mungkin mereka berpikir saya orang kaya yang memiliki banyak mesin ATM. Tidak kok, saya hanya punya sebuah kartu ATM dari BANK MUAMALAT&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;. Dan itu semua tanpa potongan selama kita tidak mengecek saldo. Benar-benar hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau yang lebih sering, ketika di kantor, hanya ada ATM bank PANIN yang terletak tidak jauh dari kantor saya. Dan ATM bank PANIN itu lah yang sehari-harinya menyediakan uang untuk saya. Dan itu semua tanpa potongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang menusia sudah fitrahnya untuk mendapatkan kemudahan. Dan para pelaku usaha seharusnya mampu memberikan kemudahan bagi para pelanggannya. Semoga kedepannya semua pelaku bisnis di Indonesia bisa lebih mengutamakan kenyamanan dan kepuasan pelanggan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-1098282862609887679?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/1098282862609887679/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/enak-nya-punya-tabungan-di-bank.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/1098282862609887679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/1098282862609887679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/enak-nya-punya-tabungan-di-bank.html' title='Enak nya punya tabungan di  BANK MUAMALAT'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-536222317281389062</id><published>2009-03-05T12:23:00.008+07:00</published><updated>2009-03-11T17:09:07.691+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life Style'/><title type='text'>Fenomena Radio Gen FM</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt; mengguncang Jakarta!!! Ya, fenomena yang diciptakan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt; memang memberikan warna baru bagi penikmat radio di Jakarta. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt; yang tergolong pendatang baru ( sekitar tahun 2007an ) telah menguasai hampir seluruh lapisan penikmat radio di Jakarta. Mulai dari di dalam bus kota, mikrolet, mobil pribadi, pasar, warung, pos satpam, Mall, restoran, dan masih banyak lagi yang memutarkan siaran &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt;. Apa sesungguhnya yang membuat &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM &lt;/span&gt;menjadi fenomenal seperti ini??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin baru &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt; yang bisa memutarkan lagu-lagu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;top hits&lt;/span&gt; disepanjang siarannya. Semua lagu, yang sebagian besar lagu Indonesia, merupakan lagu-lagu yang ngehits di setiap zaman. Seringkali bila seseorang mendengarkan radio, dia hanya mencari radio yang memutarkan lagu yang orang itu tau, sehingga si orang itu bisa ikut bernyanyi. Bila lagu yang dia tau sudah habis, dan berganti dengan lagu yang dia tidak tau, maka biasanya orang itu kembali mencari saluran radio lain untuk menemukan lagu yang dia tau lagi. Dan begitu seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya dengan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt; Hampir, atau bahkan, memang seluruh lagu yang diputarkan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt;, adalah lagu yang diketahui semua orang. Lagu yang bisa membuat pendengarnya ikut bernyanyi. " Enak yah, sekarang ga perlu lagi bikin CD lagu buat dengerin di mobil", komentar salah seorang teman saya. Ya, mungkin dahulu, ketika seseorang ingin bepergian dengan mobil pribadi, orang itu biasanya nge-&lt;span style="font-style:italic;"&gt;burn&lt;/span&gt; CD yang berisi lagu-lagu favorite dia, untuk menemani dia sepanjang perjalanan. Tapi sekarang tidak. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM &lt;/span&gt;telah memecahkan masalah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian - kejadian fenomenal pun menjadi sering terjadi terkait keberadaan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt; ini. Sering suatu kali saya berjalan di sepanjang trotoar, dari Pertigaan Rawa belong menuju Kemanggisan, Saya mendengarkan siaran &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt; secara serentak dari sekian banyak tempat usaha di pinggir trotoar tersebut. Siarannya sama, lagu nya juga sama, padahal saya terus berjalan menuju tempat tujuan. Paling, yang membedakannya hanya peralatan untuk mengeluarkan suara lagu dari &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM &lt;/span&gt;itu. Ada yang dari radio kecil, ada yang dari radio di hp si pemilik toko, ada yang dari Boom box, bahkan ada yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;streaming&lt;/span&gt; dari internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih konyol adalah ketika saya mengendarai mobil. Saat itu saya melintasi jalan kesehatan, di sekitar Bintaro sektor 1. Keadaan jalan yang padat merayap membuat mobil saya tidak dapat melaju. Begitupun dengan arah yang sebaliknya. Saat itu, seperti biasa, saya mendengar lagu-lagu dari &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt;, dan ikut melantukan lagu itu. Ketika saya melirik ke mobil di arah jalanan sebaliknya, si pengendara juga melirik ke arah saya. Dan tanpa disadari, saya dan orang itu saling menatap dengan gerakan bibir yang sama persis. Yaitu gerakan bibir menyanyikan lagu &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt; yang saat itu sedang diputar. Hebat!!!! Saya pun merasa malu, dan memalingkan muka. Cerita itu belum berakhir. Ketika mobil saya melingas di arteri Pondok Indah yang kearah Permata Hijau, di trotoar sedang berjalan seorang anak muda dengan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;earphone&lt;/span&gt; melekat dikuping yang disambungkan dari Hp nya. Dan saya lihat, lagi-lagi gerakan bibir orang itu sama persis seperti gerakan bibir saya yang sedang menyanyikan lagu yang saat itu sedang diputar di &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt;. Benar-benar menakjubkan!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak lagi cerita-cerita yang saya alami terkait fenomena &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt; yang tidak dapat saya ceritakan disini. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt; memang mengguncang Jakarta. Walaupun menurut saya, masih banyak kekurangan yang dimilik oleh &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt;, seperti terlalu seringnya &lt;a href="http://complainforfree.blogspot.com/2009/02/gen-fm-yang-menyesatkan.html"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;siaran secara recording&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; . Tapi mungkin itu karena &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt; masih tergolong sangat baru, dan sedang merencanakan perkembangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar itu, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt; memang menghentak Jakarta. Terus berkarya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Radio Gen FM&lt;/span&gt;!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-536222317281389062?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/536222317281389062/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/fenomena-radio-gen-fm.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/536222317281389062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/536222317281389062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/03/fenomena-radio-gen-fm.html' title='Fenomena Radio Gen FM'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-6230139221401111863</id><published>2009-02-09T17:40:00.007+07:00</published><updated>2009-03-05T20:01:22.960+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='teknologi'/><title type='text'>Ketika Flexi memuji Esia......</title><content type='html'>Tahukan anda, Tempat apa yang membuat orang PASTI berkata jujur??? Pengadilan??? bukan....Kantor Polisi??bukan........Warung Kopi!! ya, warung kopilah tempat dimana orang akan berkata apa adanya, jujur, dan tidak ditutupi. Pembicaraan yang terjadi di warung kopi lah, pembicaraan yang sejujur-jujurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini saya alami pada awal februari 2009. Ketika itu hujan turun sangat deras. Saat itu saya ingin sekali menyambangi counter Hp Flexi yang terletak di pelataran depan kantor Telkom, Jakarta Selatan. Namun, hujan yang cukup deras itu membuat counter penjualan Flexi harus tutup. Maka saya dan seorang teman saya berteduh di depan sebuah warung kopi. Niat saya untuk menghampiri counter Flexi sebenernya hanya ingin mengecek harga Hp Fleksi saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu lewat lah seorang Pria setengah baya di tepat didepan kami berdiri. Saya lihat Bapak itu mengenakan seragam bertuliskan "PT.Telkom". lalu saya colek punggungnya, "Maaf Pak, Bapak karyawan Telkom ya?", tanya saya. Dia pun menjawab, "iya, ada apa mas?". Lalu saya menanyakan tentang keberadaan counter penjualan Flexi. Si Bapak pun menunjuk salah satu warung kopi di sekitar itu, dan mengatakan " Itu mas, mba-mba penjualnya lagi neduh disitu. Biasanya sih emang buka. Tapi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ujan&lt;/span&gt; gini, tuh tanya aja mas".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun menerobos hujan untuk bisa menemukan mba-mba penjual Flexi. Setelah beberapa saat berbincang, mba itu ngasih saya brosur, dan kepentingan saya pun selesai. Tapi hujan yang turun cukup deras membuat saya tidak bisa beranjak dari tempat itu. Saya dan teman saya pun tetap berdiri disana, dengan posisi membelakangi petugas Flexi itu. Dan disinilah obrolan jujur itu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berjumlah 3 orang. Dua orang SPG penjual Flexi, dan satu orang Karyawan Flexi. Nampaknya mereka sedang asik berbicara, ngopi, dan menunggu hujan reda. Lalu salah satu SPG mengeluarkan Hp dari tas nya. Saya yang berdiri tepat di depan mereka tentu mendengar dengan jelas percakapan mereka. Percakapan itu pun terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria : "Woi, ngapapin lo pake ESIA...?????Mana ada orang kita yang pake Esia".&lt;br /&gt;SPG 1: "hehehe....ada lah Pak, si A pake ESIA, si B juga.. saya tidak ingat nama-nama yang wanita itu sebutkan)&lt;br /&gt;Pria : "Enggak, ga ada itu. Masa karyawan Flexi pake Esia???"&lt;br /&gt;SPG 1: " eh, pak..bukannya gimana nih, jujur aja, kalau lagi hujan deras gini, Flexi mah ga bisa dipake. Saya udah pernah nyoba pak, pas hujan deras gini, saya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;dempetin&lt;/span&gt; hp Flexi sama hp Esia saya. Esia masih ada sinyal, klo Flexi..mana ada......he..he.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun baru tahu tentang kondisi itu, ya dari obrolan mereka. Karena selama ini saya hanya memakai ESIA dan belum pernah nyoba pakai Flexi. Saya sempat berpikir, ga mungkin sekali pembicaraan ini terjadi di saat jam kerja, atau di dalam kantor Telkom, atau di counter penjualan Flexi itu sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahu saya, seburuk-buruknya produk kita, kita tetap harus "menjual" produk kita dengan sebaik mungkin, tentu bukan dengan cara membeberkan kelemahan produk kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, ya itu dia, SPG itu hanyalah seorang wanita normal yang bebas menggunakan dan menilai produk apapun, terlepas dari dia sebagai karyawan salah satu produk. Dan memang, Sejujur-jujurnya orang.....adalah orang yang berbicara diwarung kopi..Hingga si SPG pun menantang si Bapak, " Coba pak, Bapak telpon pake Flexi sekarang....pasti a..e...a...e....a....t...."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-6230139221401111863?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/6230139221401111863/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/02/ketika-flexi-di-puji-esia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/6230139221401111863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/6230139221401111863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/02/ketika-flexi-di-puji-esia.html' title='Ketika Flexi memuji Esia......'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-7940039413532207802</id><published>2009-01-29T16:28:00.006+07:00</published><updated>2009-03-05T19:56:20.397+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Gengsi Mu Bangsa Indonesia !!!</title><content type='html'>Ketika perayaan malam Satu Muharam ( tahun baru Islam ) beberapa tahun lalu, saya menghadiri acara ceramah yang di isi oleh KH. AA Gym, beserta pasukan Daruut Tauhidnya di Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta. Ada satu kalimat yang menggelitik bagi saya. " Apa bedanya anak muda Indonesia dengan anak muda Jepang saat ini??", tanya AA Gym dengan logat sundanya yang khas.Beliau pun menjawab sendiri pertanyaan itu. " Saat ini, anak muda Indonesia sedang berlomba-lomba memakai handphone canggih. Sedang anak muda Jepang, saat ini, sedang berlomba-lomba membuat handphone canggih"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, itulah penggalan perkataan AA Gym yang sempat membuat saya tersenyum. Saya kira, ucapan itu benar sekali. Dengan melihat sekeliling saya, bahkan teman-teman sendiri, banyak sekali yang menjadi "budak" trend dari perkembangan alat komunikasi itu. Memang, zaman sekarang sudah berbeda sekali dengan zaman dahulu. Mungkin, kalau di awal tahun 2000an, kita bisa saja datang ke ITC Roxy mas, dan muter-muter untuk memilih Hp, lalu memutuskan untuk membeli yang mana. Tapi sekarang??? Jika saja kita tidak membeli dahulu majalah atau koran yang menampilkan jenis-jenis hp beserta harga dan perbandingannya, kita tak akan mampu untuk menentukan akan membeli yang mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi itu lah tadi, dengan kelakuan bangsa kita, yang memilik gengsi teramat besar, justru menjadikan kita sebuah pasar yang besar bagi produsen hp luar. Padahal, rata-rata mereka yang menggunakan hp canggih, justru hanya menggunakan untuk telpon dan sms, atau paling banter cuma kamera dan chating lewat hp. Itu membuktikan, bahwa, yang mereka cari sebenarnya bukan fitur atau kemampuan hp tersebut. Melainkan prestige,gengsi dengan memilik hp itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kalian pernah amati, hp apa yang menjadi standar bagi seorang bos, atau yang mau dibilang bos, dan menjadi simbol kemapanan sekitar 1-2 tahun lalu???? NOKIA 9500 lah jawabannya. Ntah apa yang mereka cari, yang penting, sekitar 1-2 tahun lalu, NOKIA 9500 memang menjadi simbol &lt;span style="font-style:italic;"&gt;wealthness&lt;/span&gt; bagi kebanyakan orang. Biarpun, mungkin, mereka hanya menggunakan untuk telpon dan sms belaka. Atau yang lebih konyol nya, bermain games.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun teringat cerita teman saya, ketika kakak iparnya pulang dari Kanada, setelah  sekolah dan kerja disana sekitar 3 tahunan. Si Kakak Ipar itu kaget, ketika pulang ke Indonesia, dia melihat kebanyakan anak-anak muda disini bergaya sambil mengarahkan hp di genggamannya untuk mengambil foto. "lah, hp disini ada kameranya ya?", tanya dia kepada teman gw tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau pengalaman saya sendiri ketika bulan maret 2008 saya ke bali bersama mama tercinta. Ketika itu saya sedang bermain selancar dipantai kute. Dan Ibu saya menunggu dengan berduduk ria meneduh di tepi pantai. Tak lama berselang, datang lah seorang wanita berwajah oriental. Dari jauh saya melihat kalau Ibu saya dan si wanita yang ternyata berasal dari Jepang itu melakukan percakapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai akhirnya saya menyudahi bermain selancar,saya pun menghampiri Ibu saya. Dan tak lama, si wanita Jepang itu meninggalkan kita. Ibu saya pun bercerita tentang keanehan yang baru dialaminya. Ibu saya saat itu rupanya memoto saya dengan menggunakan hpnya, Nokia N70. Dan si wanita Jepang yang duduk disamping Ibu saya pun bertanya dengan kagetnya. Begini percakapannya:&lt;br /&gt;Wanita Jepang : " Hey, what are you doing?"&lt;br /&gt;Mama          : " Taking a picture of my son "&lt;br /&gt;Wanita Jepang : " realy???!!with your mobile phone?!!!"&lt;br /&gt;Mama          : " yes. Why ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelaslah ibu saya bertanya, orang tuh hp dari negara dia kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita Jepang : " Can I see that?? Just for a second.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu Ibu saya meminjamkan Hp Nokia N70 nya ke si wanita Jepang. Hp itu pun diputer-puter sama dia, seperti orang desa yang bingung melihat mobil yang ada jendela atasnya..he..he..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaaaahhh, begitu lah kira-kira, hal yang menurut gw lumayan aneh. Mungkin mereka hanya menggunakan suatu benda, sesuai fungsi utama benda itu. Tapi, menurut saya, selama emang seluruh fasilitas yang ada di hp itu dimanfaatkan sih, ga masalah. Yang buat gw masalah, ya itu tadi. Ketika orang Indonesia membeli hp untuk sekedar prestige dan gengsi...Mungkin itu kali ya, kenapa di pasar Indonesia terlalu banyak variasi produk asing selalu cepat berubah. Ya karena Gengsi Bangsa ini yang memancing produsen asing mengeruk keuntungan sebesar besarnya..he.he.h.e&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-7940039413532207802?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/7940039413532207802/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/01/gengsi-mu-bangsa-indonesia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/7940039413532207802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/7940039413532207802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/01/gengsi-mu-bangsa-indonesia.html' title='Gengsi Mu Bangsa Indonesia !!!'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-4437820357810694460</id><published>2009-01-19T11:37:00.004+07:00</published><updated>2009-03-05T19:56:39.190+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Ini Indonesia, bukan Jakarta....!!!!!!!!</title><content type='html'>Memang, menyebalkan melihat chauvimisme ( kesukuan ) yang berlebihan. Oke lah, kita sebagai bangsa Indonesia yang memiliki kekayaan yang besar, salah satunya adalah suku yang beraneka ragam. Dan sudah semestinya, kita mencintai kebudayaan suku asal kita, adat-istiadat suku kita, selama tidak melebihi kecintaan kita terhadap Tanah Air Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tidak demikian yang terjadi di persepakbolaan nasional kita. Setiap Tim Nas Indonesia bertanding di stadion Gelora Bung Karno (GBK), hanya sebagian orang yang memakai atribut Merah Putih. Terlebih ketika berlangsungnya Piala Asia tahun 2007 silam. &lt;br /&gt;Ketika Turnamen yang berlangsung di GBK itu mempertandingkan Tim Nas Indonesia, justru GBK dibajiri suporter yang berbaju Orange, Warna kebanggaan suporter PERSIJA, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dongkol di hati gw emang ga bisa di umpetin. Kesel banget gw ngeliatnya. Yang akan bertanding itu adalah TIM INDONESIA, yang terdiri dari banyak pemain dari banyak klub yang tersebar di seluruh kota di INdonesia. Mereka pun bertanding atas nama Bangsa INDONESIA, bukan atas nama Daerah Asal. Kenapa sih masih aja pakai atribut daerah???kenapa juga masih menyanyikan yel-yel tentang klub daerahnya. Kan ga nyambung!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kekesalan gw ini juga dirasakan oleh orang lain, yang dapat dengan spontan melontarkannya. Sekelompok orang dewasa yang beratribut merah putih, meneriakin setiap ada gerombolan yang memakai atribut orange. "Woi..An**ng!!!!!Pulang lo!!!!!Ini Indonesia...bukan PERSIJA. Ganti Baju lo..!!!!!!", teriak dia dengan nada emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kedepannya, orang-orang Indonesia lebih bisa mengerti  kapan harus mendukung daerah nya, dan kapan harus mendukung negaranya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-4437820357810694460?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/4437820357810694460/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/01/ini-indonesia-bukan-jakarta.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/4437820357810694460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/4437820357810694460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/01/ini-indonesia-bukan-jakarta.html' title='Ini Indonesia, bukan Jakarta....!!!!!!!!'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-333048633166471052</id><published>2009-01-16T16:20:00.003+07:00</published><updated>2009-03-05T19:56:57.706+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Maling Di Kandang Sendiri</title><content type='html'>Ketika kita berpergian ke suatu tempat yang bukan tempat asal kita, dan terjadi perlakuan tidak mengenakan di tempat itu, sebagian orang pasti langsung membuat opini buruk yang mengatasnamakan penduduk atau keadaan didaerah itu. Misalnya, ketika rombongan dari Medan sedang berlibur ke Jogja, dan mereka kecopetan disana. Pasti mereka langsung berkata, "orang-orang jogja begini ya". Atau ketika orang Asing datang ke Indonesia, dan dia diperlakukan tidak baik oleh seorang Indonesia, si Bule pasti langsung bercerita sepulangnya ke negara asalnya, " Indonesian people is bad "..dan semacamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bagaimana bila itu terjadi di "kondisi" dan "oleh orang-orang" yang sepihak dengan kita??yang jika kita menjelekannya, sama saja dengan menjelekan kita sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar bulan Desember 2008, ketika sedang berlangsung Piala AFF ( atau yang dahulu dikenal dengan nama Piala Tiger ), gw dan beberapa temen datang ke Gelora Bung Karno untuk menonton pertandingan antara Tim Nas Indonesia berhadapan dengan Tim Singapur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw dan temen-temen gw baru memasuki stadion ketika pertandingan sudah berjalan sekitar 15 menit. Bersama puluhan, bahkan ratusan suporter lainnya, gw dan temen2 pun mencari tribun yang masih kosong untuk bisa menonton dengan nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika akhirnya kita memasukin sebuah pintu masuk tribun, terjadi desak-desakan disana, gw dan beberapa teman ikut berdesak-desakan disana. Sebagian dari mereka berpakaian orange, warna superter salah satu klub sepakbola Ibu kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami pun akhirnya bisa mendapatkan tempat duduk yang nyaman setelah berdesak-desakan sekitar 10 detik di mulut pintu tribun. Tapi apa yang terjadi, 3 buah handphone milik 3 teman gw raib!!!!!!lenyap, bahkan teman yang handphonenya tidak hilang berkata "iya nih, hp gw dah sempet naek ke atas kantong gw.Parah dah!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edan!!!!!! Dalam sepuluh detik segerombolan orang bisa mencuri 3 buah hp!!!!Hebat sekali....Okey, sebenernya bukan itu yang terlalu gw permasalahin. Mungkin kejadian ini sering terjadi di sehari-hari kita. Di pasar, di angkot, atau ditempat umum mana pun, kejadian ini sering terjadi. Tapi, ribuan orang datang ke tempat ini untuk tujuan yang sama. Mendukung Tim Sepakbola Indonesia agar bisa memenangi pertandingan. Kita datang sebagai satu kubu. Dengan satu tujuan. Seharusnya, dikeadaan kaya gini, orang yang saling tidak kenal pun bisa menjadi akrab. Kalau seandainya kita menonton pertandingan di negara orang, dan kita kecopetan disana oleh orang sana, itu tidak jadi masalah. Tapi ini????????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin perlu dipertanyakan lagi niat gerombolan superter tim sepakbola mendatangi pertandingan Tim Idolanya. APakah benar-benar dari hati mendukung Tim, atau ingin mencari penghasilan tambahan. Dasar orang Indonesia!!!!!!!!!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-333048633166471052?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/333048633166471052/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/01/maling-di-kandang-sendiri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/333048633166471052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/333048633166471052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2009/01/maling-di-kandang-sendiri.html' title='Maling Di Kandang Sendiri'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-4025019092321418126</id><published>2008-01-03T13:14:00.001+07:00</published><updated>2009-03-05T19:57:58.844+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Ternyata Jogja.....( part 1)</title><content type='html'>&lt;DIV align="left" STYLE='background-color: #ffffff'&gt;&lt;FONT color="#ff0000"&gt;Wuuuaaahhhh..udah lama banget gw ga nulis blog lagi. Lo liat aja, tanggal terakhir gw nulis blog..dah lama banget kan. Alhamdulillah sekarang gw dah lulus dari kuliah gw di Ekstensi UGM, 19 desember kemarin. Mulai dari November 2007 kemaren, gw sering banget ke Jogja, karena emang gw sidang nya disana. Mungkin lo semua pernah ke jogja, entah kemananya, ke daerah wisata mananya, tapi..gw kesana bukan dalam taraf liburan, ngunjungin salah satu daerah wisata, atau apalah. gw nyoba untuk hidup disana, mengenal kebiasaan dan tingkah laku orang sana, sampe pada keanehan-keanehan yang gw temuin disana. Karena, baru sekarang gw pergi tanpa tau pulangnya kapan. dan gw bener-bener ngerasa "tinggal" disana. Gw bangun, makan, liat-liat, mandi, pulang ke kosan, dan gitu seterusnya...Nah, banyak banget hal yang menarik untuk gw ceritain. Mungkin lo ada yang udah tau, atau baru tau, yang jelas..kemaren itu kali pertama nya gw nginjekin kaki di Jogja. karena emang ekstensi UGM kuliahnya di jakarta. Sebelom gw ke jogja, di otak gw tuh ke doktrin klo orang2 "kota" ( Jakarta ) tidak tau sopan santun, ga kaya orang daerah yang "monggo-monggo" aja, yang kalem, sopan, ramah, dan sifat-sifat mulia lainnya. Gw ga tau yah, tapi sejauh gw hidup disana, dan dari hasil pengamatan dan pengalaman gw, That's all wrong!!!!!!!..Pertama, pengendara kendaraan bermotor disana gilaaaaaaaaa banget.. Mereka ga akan pernah ngalah untuk ngsih lewat pengendara lainnya, pengendara sepeda, apalagi pejalan kaki. Pertama gw nyampe sana, untuk nyebrang jalan ke arah yang berlawanan aja, gw harus nunggu sekitar 3 menit..EDANNN!!!!!!!....padahal tuh, yang naek motor tuh cewe berjilbab, kakek2 tua, yang diotak gw, ga mungkin banget dah mereka ngelakuin itu. Stelah agak lama disana, gw ngobrol sama supir taksi dari Malioboro, dia bilang gini, "emang mas, disini emang kaya gitu..klo dijakarta kan, kita ngasih tangan atau lampu dim, mereka juga ngerti. tapi disini, klo ga kosong banget, kita ga bakal bisa masuk.." jawab dia dengan tertawa ringan. HUffffff....di Jogja, sepeda motor jumlahnya banyak banget, mungkin hampir sama kaya jakarta. Itu karena setelah jam  6 sore, ga ada lagi bis kota yang muter-muter melintasin kota. Makanya, gw kaget banget klo rata2 kosan cewe, parkiran motornya penuh semua..he..he..Tapi, satu yang gw agak salut dengan keadaan seperti ini. Biarpun ga ada yang mau ngalah, dan sering banget 2 buah kendaraan saling beradu hingga harus berhenti, mereka ga pernah sama sekali gontok2an, saling ejek, saling maki, kaya yang sering kita temuin di Jakarta. Mereka seakan-akan nganggep itu dah biasa banget. Yang satu senyum, yang satu lagi ngebales senyuman. Siapa yang lebih depan, dia yang maju duluan...Gilaaaa....bisa gitu nih kota......Sadis....&lt;/FONT&gt; &lt;/DIV&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-4025019092321418126?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/4025019092321418126/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2008/01/ternyata-jogja-part-1.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/4025019092321418126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/4025019092321418126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2008/01/ternyata-jogja-part-1.html' title='Ternyata Jogja.....( part 1)'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-2122811725719024584</id><published>2007-03-17T00:31:00.001+07:00</published><updated>2009-03-05T19:59:39.972+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olahraga'/><title type='text'>Sepakbola Kita dan Sepakbola Mereka</title><content type='html'>Hmm..2 hari yang lalu gw nonton berita di TV.Jujur,feels like wanna threw out somethin from my stomach.Gw ngeliat suporter PERSIJA Jakarta bentrok dengan suporter PSKT Tanggerang..di channel lain,suporter PERSIB BAndung bentrok sama polisi,gara2 pengen masuk stadion padahal ga punya tiket.Asal kalian tau,gw adalah penggila sepakbola..tapi asal kalian tau juga,bukan sepakbola Indonesia.Gimana yah,gw selalu merinding tiap nonton berita kaya gini.Itu kenapa,gw ga pernah sama sekali nonton Liga Indonesia,termasuk TIMNAS Indonesia klo tanding antar negara.Apa gw &lt;strong&gt;NGGA NASIONALIS&lt;/strong&gt;???nih gw jelasin..Kekerasan dan sepakbola adalah hal yang ga bisa dipisahkan.Di sepak bola "mereka" pun,sering terjadi.Coba klo lo nonton final piala FA antar ARSENAL dan CHELSEA,3 orang sampe di kartu merah sama wasitnya.EMMANUEL ADEBAYOUR sama FRANK LAMPARD pun dorong2an.Trus,piala Champions antara INTER MILAN dan VALENCIA,ketika pemain valencia nonjok hidung pemain intermilan sampe patah,bahkan sampe ke ruang ganti.Atau yang paling sering kita liat lah,di liga AMERIKA LATIN..sering banget terjadi bentrokan,entah antar pemain,maupun antar supoerter.Lalu,&lt;strong&gt;APA BEDANYA DENGAN KITA&lt;/strong&gt;??Bener2 beda...Buat "mereka",hal itu adalah kejadian yang amat sangat memalukan dan butuh perhatian khusus.Sedangkan buat kita.... hal itu adalah hal yang wajar yang justru membuat orang mengerutkan dahi nya klo dah ga kaya gitu lagi.Waktu kerusuhan di liga itali antara PALERMO vs CATANIA,yang menewaskan 1 orang polisi..lo tau apa efeknya????Presiden kedua klub MENGUNDURKAN DIRI,pertandingan liga itali pun ga boleh ada penonton,cuma di sekitar 5 stadion aja yang boleh,itu pun dengan pengamanan yang amat super ketat..Bahkan,Presiden ITALI sempat akan menghapus sepakbola dari negri mereka,padahal kita semua tau,itu adalah identitas mereka.Tim2 lain yang melakukan hal serupa pun,dihukum dengan denda yang sangat besar.APA YANG SALAH??SIAPA??KENAPA??..Menurut gw,masalahnya ada sama mental orang INDONESIA yang lebih tipis dari tempe..Lo dah pernah nonton FIlm "GREEN STREET HOOLIGAN"??..film itu nyeritain gimana seorang dan geng nya yang bener fanatik sama salah satu klub di liga Inggris..Di film itu juga diceritain,klo ternyata setiap klub di liga inggris punya kelompok HOOLIGAN yang selalu ribut tiap abis pertandingan..Tapi,apa kita semua dah tau hal itu??klo ga nonton film itu,mungkin sampe sekarang gw ga tau.Menurut gw, Orang Indonesia  belum bisa besar hati nerima kekalahan.seakan-akan dalam pertandingan cuma ada 1 pilihan,yaitu menang.bagus sih,untuk lebih memotivasi.Tapi klo kenyataannya kalah??Gw pernah nonton final PIALA FA sekitar tahun 2003 or 2004 antara MU vs Newcastle.Pertandingan itu sangat panas di lapangan..dan bener2 seru...dan lo tau,ketika MU berhasil menang,dan jadi juara..SUPORTER NEWCASTLE BERDIRI,MENANGIS,NAMUN TETEP BERTEPUK TANGAN,untuk ngasih dukungan buat tim kesayangannya yang dah berjuang mati2an.Hal in tersorot jelas di TV rumah gw pas gw nonton.Gw merinding banget...Sumpah..Mereka yg gw liat terus emosional ngedukung timnya selama pertandingan,tapi ketika kalah,mereka bisa berjiwa besar dan terus ngasih dukungan.Coba lo perhatiin...stadion bola di indonesia,rata2 di kelilingi sama lintasan lari,dan jarak ke pononton pun sangat jauh,di tambah kawat yang menjulang tinggi untuk ngebatesin penonton..TApi,mereka tetep aja berbuat rusuh,ngelempar barang ke stadion,bahkan masuk ke stadion.Coba lo nonton liga Ingrris di TV 7 setiap sabtu dan minggu malem.Jarak dari lapangan ke penonton ga ada 100 meter,dan tanpa bates apapun..Tapi,apa yang kita liat??mereka tetep ditempatnya,walau se emosi apapun..Gw ngebayangin,klo lapangan bola di Indonesia kaya gitu,dengan kelakuan suporter bola Indonesia,..kaya apa ya jadinya..he..he..Di liga inggris pun,klo kita perhatiin,banyak banget kakek2,nenek2,yg dateng sama cucu2 mereka,untuk menonton pertandingan..YA IYA LAH...mereka ngerasa terhibur dengan nonton gt.Bahkan,di OLD TRAFFORD,stadion MU..tmpat terdepan di tribun penonton disediain buat orang2 cacat.Nah,klo Indonesia????Orang yang sehat wal afiat aja mikir ribuan kali buat dateng ke stadion buat nonton pertandingan.Seseorang akan menjadi brutal ketika rasa fanatisme menjadi berlebihan..hal ini berlaku buat mereka,dan juga kita..Tapi,fanatisme mereka beralasan.Tim yang mereka dukung memang berkualitas dan berprestasi.ntah klub nya,ataupun Tim Negaranya..Nah,klo Indonesia???Untuk engga berantem di lapangan dan ngedorong wasit aja dah sukur..Gimana yah,sory nih..tapi gw bener2 jijik ma sepakbola iNdonesia.Di Inggris,wasit ga boleh disentuh.Apapun keputusannya,keputusan wasit adalah final..ntar urusan keputusan  wasit yg salah,urusannya sama lembaga sepakbolanya.Nah,klo Indonesia??ngerasa dirugiin dikit,wasit didorong,dipukul,bahkan gw pernah ngeliat Pelatih dan Official tim Liga Indonesia juga ikut mukul...Pernah gw ngeliat,rombongan suproter persija beriringan naik di atas Bis Kota,nyanyi2 yel2 buat tim mereka,mukul2 galon..dan gw tau,ntar sore nya PERSIJA mau tanding.Gw Mikir,ngapain yah mereka kaya gitu..apalagi gw liat mereka rata2 masih anak sekolahan.Jujur,klo gw hidup di INGGRIS,gw rela harus kaya gitu buat ngedukung tim Kota gw.Tapi untuk tim Liga Indonesia,yang bermain di Kompetisi yang "masih kaya gini",dengan aturan "yang masih kaya gini",dan dengan prestasi "yang masih kaya gini"....It'll be better to spent my time on the closet n drop my Sh*t!!!!Klo lo bilang gw GA CINTA TANAH AIR.....terserah lo deh..yang jelas,klo cuma sekedar alasan cinta tanah air..gw masih ga rela nyediain waktu gw buta nonton liga indonesia....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-2122811725719024584?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/2122811725719024584/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2007/03/sepakbola-kita-dan-sepakbola-mereka.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/2122811725719024584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/2122811725719024584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2007/03/sepakbola-kita-dan-sepakbola-mereka.html' title='Sepakbola Kita dan Sepakbola Mereka'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-887861721144304483</id><published>2007-03-09T23:46:00.001+07:00</published><updated>2009-03-05T19:59:55.375+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film'/><title type='text'>Serial TV JOMBLO....</title><content type='html'>Buat pengangguran kaya gw,gw ga perlu takut mengahadapi hari senen..he..he..ya iya lah..gw cuma kuliah malem gitu.Ga perlu tidur cepet buat masuk kantor besoknya.Dan lagi,gw bisa nonton serial TV jomblo di RCTI jam 7 malem.Yah..sejujurnya,gw ngikutin ini karena emang gw suka banget sama JOMBLO versi bioskopnya..Kenapa yah,menurut gw dari semua film bioskop yang di bikin serial TV nya,cuma  JOMBLO doang yang tetep bisa ngejaga mutunya.Di banding ARISAN, ME VS HIGH HEELS,VIRGIN,dll.. apa lagi yang paling fenomenal Ada Apa Dengan Cinta..buset dah...beda banget sama ekspektasi gw terhadap film bioskopnya..Apa karena ASTRADA (asisten Sutradara) nya si Deniss Adiswara sendiri?atau emang Hanung Bramantyo nya masih keukeh sama ide-ide  fresh nya tentang lawakan mahasiswa masa kini..Tapi coba deh lu perhatiin klo nonton serial tv JOMBLO...menurut gw ada beberapa &lt;em&gt;miss scene&lt;/em&gt; di sana..Seperti kita ketahui,di versi bioskopnya,mereka bener syuting di bandung,tapi klo versi TV nya???pertama....klo lo perhatiin,banyak banget mobil dengan plat B....Setingan kampus UNB nya pun beda...kos2an Lani nya pun beda.Ga tau deh klo emang dia dah pindah kosan...he..he..Trus yang paling fatal..sering banget klo lagi setingan di jalan raya,kita nemuin KOPAJA or METROMINI hilir mudik dibelakang artis....buat orang bandung atau yang tau bandung pasti akan ketawa kan??sebetulnya masih banyak kejanggalannya..tapi cape gw nulisnya.besok harus kul pagi...yah,tapi gw bersyukur..ada tontonan untuk nemenin ke-ngangguran gw ini...sampe sejauh ini sih,serial tv JOMBLO tetep sekelas versi bioskop nya.....ciiiaaaooo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-887861721144304483?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/887861721144304483/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2007/03/serial-tv-jomblo.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/887861721144304483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/887861721144304483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2007/03/serial-tv-jomblo.html' title='Serial TV JOMBLO....'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-5315981225825915363</id><published>2007-03-04T00:55:00.001+07:00</published><updated>2009-03-05T20:00:54.233+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='teknologi'/><title type='text'>ekonomi vs teknologi</title><content type='html'>sebelomnya gw mau bilang, klo gw bukan seorang pakar ekonomi,dan juga bukan seorang pakar teknologi.gw cuma mahasiswa ekstensi UGM kelas STAN Jakarta yang masih bingung dengan jalan masa depan gw..he..he..jadi,tulisan yang akan gw tulis ini,sebagian besar merupakan pendapat subjektif dari gw pribadi.Gw sama sekali ga mau ngomongin hubungan/keterkaitan antara ekonomi dengan teknologi.Karna hal itu udah banyak dijelasin di mata kuliah yang kita pelajarin.Justru sebaliknya.Gw mau ngomongin ke-ber-tolak belakangan diantaranya.Itu kenapa gw tulis Title nya " EKONOMI VS TEKNOLOGI", bukan "EKONOMI &amp; TEKNOLOGI".Hal ini bermula ketika gw mampir ke kosan fuad.di situ gw cerita gimana ga sukanya gw sama akuntansi.apalagi auditing.Gw bilang klo gw salah jurusan.Gw menganggap,gw dah tenggelam terlalu dalam di laut yang bernama "akuntansi",dan diiket pula sama batu yang bernama "auditing"..Apa yang harus gw lakukan??mencoba menyukai ikan,karang,tumbuhan,dan mahluk2 laut disekitar gw,karna gw dah nyemplung terlalu dalem?atau,gw harus berusaha keluar dari "laut" itu,dan mulai dunia yang baru?.Untuk keluar dari "laut" itu,gw rasa susah..lagian gw ga ada dasar dan dah telat banget buat mulai "dunia" yang baru..Tapi gw yakin,masih ada yg bisa gw lakuin di dalem situ.PERMASALAHAN MUNCUL pas di tempat parkir Fuad &lt;span&gt;&lt;/span&gt;bilang orang yang menguasai ekonomi,akan menguasai dunia"...menurut gw itu SALAH BESAR..buat gw,ORANG YANG MENGUASAI TEKNOLOGI YANG AKAN MENGUASAI DUNIA..emang sih,Fuad bilang klo ekonomi dah ada dari dulu,sedangkan teknologi baru muncul..Sekarang gw coba tanya, apa pengaruh perekonomian terhadap perkembangan teknologi??menurut gw,ga banyak...bahkan kurang signifikan..Tapi coba lu pikirin,apa pengaruh perkembangan teknologi terhadap perekonomian??buuanyak banget...klo perekonomian kita hancur lebur,orang 2 tetep make internet buat nyari info,transaksi bank,ngecek email,dll..seakan ga terpengaruh akan hancurnya perkenomian negara kita.Yah..paling,biaya warnet jadi aga mahal aja.Tapi coba lo bayangin waktu serat optik yang di bawah laut THAILAND putus pas gempa kemaren....perkenomian dunia,termasuk Indonesia pun hancur lebur...berapa miliar perputaran uang terhenti gara2 hal itu?sekarang kita bisa melakukan kegiatan perekonomian yang demikian canggihnya,kaya ATM,online banking,dll,emang karena apa??TEKNOLOGI...Dan apakah sekarang kita bisa menikmati canggihnya Teknologi saat ini karena perekonomian??saya rasa tidak (he..he..he..)..Satu hal yang pasti..Perekonomian itu bisa naik turun,ada fluktuasinya...sedangkan teknologi,enggak..sampai kapanpun teknologi akan bergerak naik dan berkembang pesat. Buat gw,mengamati Roy Suryo meneliti CCTV ( Close Camera Television ) di Hotel Grand Meteng,yang pada akhirnya bisa mengetahui BERAPA  KG BERAT TAS YANG DIBAWA ORANG YANG ADA DI CCTV,KAYA APA BENTUK MUKANYA,SAMPAI AKHIRNYA BISA MENDESKRIPSIKAN PELAKU PEMBUNUHAN,jauh lebih menarik dari pada mendengarkan dan membaca pernyataan "tahun ini diperkirakan nilai rupiah akan menguat" atau "inflasi diperkirakan akan mencapai ..bla..bla..bla..." dari seorang pakar ekonomi...Buat gw,seorang cowo akan terlihat lebih jantan dan intelek ketika dia bisa ngerubah nama parpol PDI-P, PAN,PPP,dll, menjadi nama partai MANGGA,APEL,dll..atau ketika membaca berita seorang INGGRIS ditangkap karena meng-hack data milik CIA......daripada seorang cowo yang bisa memanipulasi /mengecilkan pajak suatu perusahaan,atau sekedar menerima permintaan klien untuk memutar otak tentang pengakalan pengecilan keuntungan agar mendapat pajak yang kecil.....Buat gw,lebih mengagumkan menyaksikan WILL SMITH dikejar-kejar oleh CIA melalui CHIP yang nempel pada badannya dan terlacak SATELIT di film ENEMY OF THE STATE,dari pada menyaksikan   bagaimana seorang auditor dapat melakukan window dressing dan kebohongan publik dengan keahlian yang dimilikinnya..Mungkin itu kenapa sampe saat ini gw sama sekali ga tertarik untuk nyari kerja di KAP seperti yang temen2 gw banyak lakuin..Sekali lagi,tulisan ini sama sekali ga bermaksud menghasut atau mempropaganda..he..he..buat temen2 yang emang kayanya suka banget akuntansi,apalagi auditing...buat temen2 yang suka banget gimana ngebikin debit harus sama sama  kredit..dan buat temen2 yang suka banget&lt;br /&gt;bekerja dibawah sebuah STANDAR yang ga memungkinkan kita mengexplor kemampuan lagi...sok atuh...teruskan saja...Tapi buat gw mah,yah..doain aja deh...gw bisa hidup dari dunia di luar ini...klo pun emang harus di dunia ini,gw berharap bisa lebih menjadi ahli teknologinya/sistemnya, dari pada menjadi ahli menjalankannya..he..he..karna buat gw,teknologi mendorong kita untuk terus bereksplorasi dan berkresi tanpa batas untuk mendapatkan inovasi terbaru..bukan seperti akuntansi/auditing yang sudah tersedia STANDAR yang memaksa kita harus mematuhinya............&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-5315981225825915363?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/5315981225825915363/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2007/03/ekonomi-vs-teknologi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/5315981225825915363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/5315981225825915363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2007/03/ekonomi-vs-teknologi.html' title='ekonomi vs teknologi'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-7788583052112259924</id><published>2007-03-01T01:30:00.000+07:00</published><updated>2007-03-01T01:51:28.748+07:00</updated><title type='text'>Dear Diary.....</title><content type='html'>Dear diary...hari ini aku bete banget dech...(kalimat pembuka ini adalah kalimat yang paling sering ditemukan dalam awal penulisan buku diari cewe..) abis,bagaimana tidak...kuliah pun aku ga ngerti..hanya dateng,merokok seadanya,duduk yang manis,dan pulang dengan otak hampa...mmm...hal yang sekarang lagi hot banget buat gw adalah menonton berita...buseeettt,kecelakaan mulu kaleeee...tiap nonton,pesawat lah,kapal lah,kereta lah...tinggal kecelakaan sepeda doang nih yang belom diliput..Sometimes I feel like livin the bad country,bad government,and all the bad things..sometimes "they" allow the things that shouldn't be allowed,and forbid the things that shouldn't be forbiden...hua..ha..ha...anj*it,geli banget gw curhat sendiri kaya orang tolol...ga pa pa deh...demi tugas...he..he..&lt;br /&gt;udah ah,mau salto dulu gw..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-7788583052112259924?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/7788583052112259924/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2007/02/dear-diary.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/7788583052112259924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/7788583052112259924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2007/02/dear-diary.html' title='Dear Diary.....'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8317812685443304576.post-8931185218484021176</id><published>2007-02-25T01:18:00.000+07:00</published><updated>2007-02-25T01:40:20.124+07:00</updated><title type='text'>when my blog begin....</title><content type='html'>this is my first time to take a web blog as my "business" in world wide web area...he..he..coz I thought a web blog just like  a "girl's thing" that told people some kind of scrap story about s'one who couldn't face their own live with a real act..Tapi,akhirnya gw di paksa juga buat ngebuat Blog ini.Karna dosen mata kuliah Sistem Teknologi Informasi, yaitu Bapak Syaiful Ali, membuat web blog ini sebagai salah satu tugas buat para mahasiswanya...yah,walhasil terbentuk jua lah blog ini..Btw,gw geli sendiri gini nulis blog....Damn!!! I do what i thought I would never ever do that thing...yah,Terima kasih banyak buat Bapak Syaiful Ali...Semoga tugas ini merubah pandangan saya dan dapat berguna di kemudian hari...he..he...ciaoooooo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8317812685443304576-8931185218484021176?l=isusosial.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isusosial.blogspot.com/feeds/8931185218484021176/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2007/02/when-my-blog-begin.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/8931185218484021176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8317812685443304576/posts/default/8931185218484021176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isusosial.blogspot.com/2007/02/when-my-blog-begin.html' title='when my blog begin....'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16641784852963507643</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_hm5SFD9wd3w/TP5GPrwSiCI/AAAAAAAAAdc/CjVtnkr_sSc/S220/PIC_0099.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
